top of page

Memilih pakaian yang tepat - keputusan sepele yang bisa membuat mood rusak jika salah pilih

Updated: Aug 12, 2023


Memilih pakaian yang akan kita kenakan setiap hari mungkin tampak seperti tugas sepele, tetapi sebenarnya merupakan proses yang melibatkan berbagai faktor dan dapat mencerminkan banyak aspek tentang diri kita.


Apa saja sih dampak yang terjadi sebagai akibat dari proses yang dianggap sepele ini? Memilih pakaian yang tidak sesuai dengan situasi atau kondisi dapat memiliki berbagai dampak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Berikut adalah beberapa dampak yang mungkin terjadi jika kita salah memilih pakaian:

  1. Kenyamanan Fisik: Memilih pakaian yang tidak sesuai dengan cuaca atau aktivitas yang akan dilakukan dapat menyebabkan ketidaknyamanan fisik. Misalnya, memakai pakaian tebal di cuaca panas dapat membuat Anda merasa panas dan berkeringat, sementara memakai pakaian tipis di cuaca dingin dapat membuat Anda merasa kedinginan.

  2. Kesesuaian dengan Acara: Memilih pakaian yang tidak sesuai dengan jenis acara yang dihadiri dapat membuat Anda merasa tidak nyaman dan bahkan dapat menimbulkan kesan negatif pada orang lain. Misalnya, memakai pakaian santai untuk acara formal dapat membuat Anda tampak tidak menghargai acara tersebut, sementara memakai pakaian formal untuk acara santai dapat membuat Anda tampak terlalu berlebihan.

  3. Ekspresi Diri: Pakaian adalah salah satu cara kita mengekspresikan diri kita, dan memilih pakaian yang tidak mencerminkan suasana hati atau gaya kita dapat membuat kita merasa tidak autentik atau tidak nyaman dengan penampilan kita.

  4. Pengeluaran: Jika kita sering salah memilih pakaian, kita mungkin merasa perlu untuk membeli pakaian baru untuk menyesuaikan dengan situasi atau kondisi yang berbeda, yang dapat menambah pengeluaran kita.

  5. Penerimaan Sosial: Dalam beberapa kasus, memilih pakaian yang tidak sesuai dapat mempengaruhi bagaimana kita diterima atau dilihat oleh orang lain. Misalnya, memakai pakaian yang terlalu santai atau tidak profesional untuk bekerja dapat membuat rekan kerja atau atasan kita meragukan profesionalisme kita.


Nah untuk menghindari efek negatif yang bisa berujung hilangnya percaya diri atau bahkan gagal tercapainya tujuan utama karena terburu-buru meilih pakaian yang tepat, berikut adalah panduan langkah demi langkah tentang cara membuat keputusan yang tepat tentang busana apa yang akan dipakai.




a. Faktor yang Harus Dipertimbangkan

Ada beberapa faktor utama yang harus dipertimbangkan saat memilih pakaian:

  1. Konteks Acara: Ini biasanya menjadi prioritas utama karena menentukan batasan apa yang sesuai untuk dikenakan. Misalnya, jika Anda akan menghadiri acara formal, pakaian santai mungkin tidak sesuai. Sebaliknya, jika Anda hanya akan bersantai di rumah, pakaian formal mungkin terlalu berlebihan. Pertimbangkan apa yang akan Anda lakukan sepanjang hari dan pilih pakaian yang sesuai.

  2. Cuaca: Ini juga menjadi prioritas utama karena memiliki dampak langsung pada kenyamanan Anda. Anda tidak ingin merasa terlalu panas atau terlalu dingin, jadi pilihlah pakaian yang sesuai dengan kondisi cuaca. Misalnya, pada hari yang panas, pilihlah pakaian berbahan ringan dan berwarna terang. Pada hari yang dingin, pilihlah pakaian berbahan tebal dan hangat.

  3. Suasana Hati: Setelah mempertimbangkan konteks acara dan cuaca, suasana hati Anda bisa menjadi pertimbangan selanjutnya. Pakaian bisa menjadi cara yang bagus untuk mengekspresikan perasaan Anda. Jika Anda merasa bahagia dan enerjik, mungkin Anda akan memilih pakaian yang cerah dan berwarna-warni. Jika Anda merasa sedih atau serius, mungkin Anda akan memilih pakaian yang lebih netral atau gelap.

  4. Gaya Pribadi: Ini adalah pertimbangan terakhir tetapi tidak kalah pentingnya. Setelah mempertimbangkan semua faktor lainnya, pilihlah pakaian yang mencerminkan gaya dan kepribadian Anda. Anda akan merasa paling percaya diri ketika Anda merasa bahwa pakaian Anda mencerminkan siapa Anda.

Dengan menentukan prioritas Anda berdasarkan faktor-faktor ini, Anda dapat membuat keputusan yang tepat tentang apa yang akan dipakai yang tidak hanya sesuai dan nyaman, tetapi juga mencerminkan siapa Anda.


b. Cara Membuat Prioritas

Setelah mengidentifikasi faktor-faktor tersebut di atas, langkah selanjutnya adalah menentukan prioritas Anda. Prioritas ini adalah urutan atau tingkat penting yang Anda berikan pada faktor-faktor tersebut dalam proses pengambilan keputusan. Berikut adalah cara untuk menentukan prioritas Anda:

  1. Konteks Acara dan Cuaca: Ini biasanya menjadi prioritas utama karena mereka memiliki dampak langsung pada kenyamanan dan kesesuaian pakaian Anda. Anda perlu memastikan bahwa pakaian Anda sesuai untuk acara yang akan Anda hadiri dan cuaca yang akan Anda hadapi.

  2. Suasana Hati dan Gaya Pribadi: Setelah mempertimbangkan konteks acara dan cuaca, suasana hati dan gaya pribadi Anda bisa menjadi pertimbangan selanjutnya. Anda mungkin ingin memilih pakaian yang mencerminkan suasana hati Anda dan mencerminkan gaya Anda.

Dengan menentukan prioritas Anda berdasarkan faktor-faktor ini, Anda dapat membuat keputusan yang tepat tentang apa yang akan dipakai yang tidak hanya sesuai dan nyaman, tetapi juga mencerminkan siapa Anda.

c. Menghindari Bias

Bias dalam pengambilan keputusan tentang apa yang akan dipakai dapat muncul dalam berbagai bentuk dan dapat mempengaruhi keputusan kita, seringkali tanpa kita sadari. Berikut adalah beberapa cara untuk mengidentifikasi dan menghindari bias ini:

  1. Bias Merek: Kita mungkin memiliki kecenderungan untuk memilih pakaian dari merek tertentu karena kita percaya bahwa mereka menawarkan kualitas atau gaya tertentu. Untuk menghindari bias ini, cobalah untuk mempertimbangkan berbagai merek dan tidak membatasi diri Anda pada pilihan yang sudah Anda kenal. Pertimbangkan kualitas, kenyamanan, dan gaya pakaian, bukan hanya mereknya.

  2. Bias Gaya: Kita mungkin cenderung memilih gaya pakaian tertentu karena kita merasa nyaman atau familiar dengan gaya tersebut. Namun, ini bisa membatasi eksplorasi kita terhadap gaya baru yang mungkin lebih sesuai dengan kebutuhan atau preferensi kita saat ini. Untuk menghindari bias ini, cobalah untuk bereksperimen dengan gaya baru dan berbeda.

  3. Bias Konfirmasi: Kita mungkin mencari informasi atau pendapat yang membenarkan pilihan kita dan mengabaikan informasi yang bertentangan. Misalnya, jika kita ingin membeli pakaian dari merek tertentu, kita mungkin mencari ulasan positif tentang merek tersebut dan mengabaikan ulasan negatif. Untuk menghindari bias ini, cobalah untuk mencari berbagai sumber informasi dan pendapat sebelum membuat keputusan.

  4. Bias Terkini: Kita mungkin cenderung memilih pakaian yang baru saja kita beli atau yang sering kita lihat atau pikirkan. Untuk menghindari bias ini, cobalah untuk mempertimbangkan semua pilihan pakaian Anda, bukan hanya yang 'teratas' dalam pikiran Anda.

Dengan mengenali dan menghindari bias ini, Anda dapat membuat keputusan yang lebih objektif dan tepat tentang apa yang akan dipakai. Ingatlah bahwa tujuan utama adalah merasa nyaman dan percaya diri dengan pakaian Anda, dan ini seringkali berarti memilih pakaian yang paling sesuai dengan kebutuhan dan situasi Anda, bukan yang paling trendy atau populer.


d. Perspektif tambahan yang perlu diperhitungkan

Adakalanya beberapa faktor tambahan seperti, apakah kegiatan tersebut direncanakan atau mendadak, serta apakah itu merupakan kegiatan rutin atau tidak, juga dapat mempengaruhi pilihan pakaian kita. Selain itu, kemungkinan membeli pakaian baru dan anggaran yang tersedia juga merupakan faktor penting. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut: Direncanakan vs Mendadak: Jika Anda memiliki waktu untuk merencanakan, Anda mungkin memiliki lebih banyak pilihan karena Anda memiliki waktu untuk mempertimbangkan berbagai faktor dan mungkin bahkan memiliki waktu untuk mempersiapkan atau membeli pakaian baru jika perlu. Jika kegiatan tersebut mendadak, Anda mungkin harus membuat keputusan lebih cepat dan berdasarkan pilihan pakaian yang sudah ada. Kegiatan Rutin vs Spesial: Untuk kegiatan rutin seperti pergi ke kantor, Anda mungkin sudah memiliki pakaian yang sesuai dan Anda mungkin tidak perlu mempertimbangkan faktor-faktor seperti cuaca dan suasana hati sebanyak ketika Anda memilih pakaian untuk acara khusus. Membeli Pakaian Baru: Jika Anda mempertimbangkan untuk membeli pakaian baru, Anda harus mempertimbangkan faktor tambahan seperti anggaran dan waktu. Anda perlu memastikan bahwa Anda memiliki anggaran untuk pakaian baru dan bahwa Anda memiliki waktu untuk berbelanja. Anggaran: Anggaran Anda dapat mempengaruhi pilihan pakaian Anda. Jika anggaran Anda terbatas, Anda mungkin perlu memilih pakaian dari pilihan yang sudah Anda miliki atau mencari pakaian baru yang lebih terjangkau. Memadu Padankan Pakaian Lama dan Baru: Jika Anda membeli pakaian baru, pertimbangkan bagaimana Anda dapat memadukannya dengan pakaian yang sudah Anda miliki. Ini dapat membantu Anda memaksimalkan pilihan pakaian Anda dan menciptakan tampilan yang baru dan segar. Dengan mempertimbangkan semua faktor ini, Anda dapat membuat keputusan yang tepat tentang apa yang akan dipakai yang mencerminkan kebutuhan, situasi, dan gaya Anda.

e. Langkah-Langkah dalam Membuat Keputusan

Berikut adalah panduan langkah demi langkah dalam membuat keputusan tentang apa yang akan dipakai, dengan mempertimbangkan waktu yang dibutuhkan dan kategori kegiatan:

Untuk Kegiatan Rutin (misalnya, pergi ke kantor)

  1. Memeriksa Cuaca (2 menit): Lihatlah prakiraan cuaca untuk hari itu. Pilih pakaian yang sesuai dengan kondisi cuaca.

  2. Meninjau Pakaian yang Tersedia (5 menit): Lihatlah pakaian yang Anda miliki dan pilihlah yang paling sesuai untuk kegiatan rutin Anda.

  3. Membuat Keputusan (3 menit): Setelah mempertimbangkan cuaca dan pakaian yang tersedia, pilihlah pakaian yang paling sesuai.

Untuk Kegiatan Non-Rutin (Reguler dan Khusus)

  1. Mempertimbangkan Konteks Acara (5 menit, mulai beberapa hari sebelumnya): Pikirkan tentang jenis acara yang akan Anda hadiri dan jenis pakaian apa yang paling sesuai. Jika acara tersebut memerlukan pakaian khusus yang tidak Anda miliki, Anda mungkin perlu merencanakan untuk membeli pakaian baru.

  2. Memeriksa Cuaca (2 menit, pada hari acara): Lihatlah prakiraan cuaca untuk hari itu. Pilih pakaian yang sesuai dengan kondisi cuaca.

  3. Meninjau Pakaian yang Tersedia atau Membeli Pakaian Baru (30 menit hingga beberapa jam, tergantung pada apakah Anda perlu membeli pakaian baru, mulai beberapa hari hingga seminggu sebelumnya): Lihatlah pakaian yang Anda miliki dan pilihlah yang paling sesuai untuk acara tersebut. Jika Anda perlu membeli pakaian baru, rencanakan waktu untuk berbelanja.

  4. Membuat Keputusan (5 menit, pada hari acara): Setelah mempertimbangkan konteks acara, cuaca, dan pakaian yang tersedia atau baru, pilihlah pakaian yang paling sesuai.



e. Contoh Kasus

Berikut adalah contoh kasus dalam menentukan busana yang tepat:

Kasus A

Subyek: Pria Acara: Pertemuan bisnis di cafe dengan jumlah peserta 5 orang, dimana ada tokoh penting yang hadir, waktu pertemuan malam hari

Langkah-langkah dalam menentukan busana:

  1. Konteks Acara: Pertemuan bisnis ini adalah acara formal dan ada tokoh penting yang hadir. Oleh karena itu, pilihan pakaian harus mencerminkan profesionalisme dan rasa hormat terhadap tokoh penting tersebut. Pilihan yang tepat mungkin adalah setelan jas yang rapi atau setidaknya kemeja lengan panjang dengan celana formal.

  2. Cuaca: Jika pertemuan diadakan di malam hari, cuaca mungkin sedikit lebih dingin. Oleh karena itu, memakai jas atau blazer dapat memberikan kehangatan tambahan.

  3. Gaya Pribadi: Meskipun ini adalah acara formal, subyek masih bisa mengekspresikan gaya pribadinya. Misalnya, dia bisa memilih dasi dengan pola atau warna yang mencerminkan kepribadiannya.

Kasus B

Subyek: Pasangan suami istri Acara: Pertemuan keluarga yang dihadiri oleh beberapa anggota keluarga senior dalam rangka acara hari raya Lebaran

Langkah-langkah dalam menentukan busana:

  1. Konteks Acara: Acara ini adalah pertemuan keluarga dalam rangka hari raya Lebaran, yang merupakan acara khusus dan formal. Oleh karena itu, pilihan pakaian harus mencerminkan rasa hormat terhadap tradisi dan anggota keluarga senior. Pilihan yang tepat mungkin adalah busana muslim yang formal dan sopan, seperti baju koko dan sarung untuk pria, dan kebaya atau gamis untuk wanita.

  2. Cuaca: Jika acara diadakan di siang hari dan cuaca panas, pilihlah bahan pakaian yang ringan dan menyerap keringat, seperti katun atau linen.

  3. Gaya Pribadi: Meskipun ini adalah acara formal dan tradisional, pasangan ini masih bisa mengekspresikan gaya pribadi mereka. Misalnya, mereka bisa memilih busana muslim dengan pola atau warna yang mencerminkan kepribadian mereka


Memilih pakaian yang tepat untuk berbagai acara dan kondisi bisa jadi seperti menjelajahi labirin fashion. Tapi jangan khawatir, dengan sedikit pemikiran dan perencanaan, Anda bisa mengubah labirin itu menjadi jalan lurus menuju penampilan yang sempurna. Pertama, pertimbangkan konteks acara, cuaca, suasana hati Anda, dan gaya pribadi Anda. Lalu, tentukan prioritas Anda berdasarkan faktor-faktor ini. Jangan lupa untuk selalu waspada terhadap bias yang mungkin mempengaruhi keputusan Anda, dan selalu berusaha untuk membuat keputusan berdasarkan kebutuhan dan situasi Anda, bukan hanya preferensi pribadi.


Ingatlah bahwa tujuan utama Anda adalah merasa nyaman dan percaya diri dengan pakaian Anda. Jadi, beri diri Anda waktu untuk merencanakan, bereksperimen dengan gaya baru, dan jangan takut untuk mengekspresikan diri Anda melalui pakaian Anda. Dengan cara ini, Anda tidak hanya akan tampak hebat, tetapi juga akan merasa hebat. Tidak ada keputusan yang benar atau salah, hanya ada keputusan yang membuat Anda merasa paling nyamanlah yang paling penting.




Commentaires

Noté 0 étoile sur 5.
Pas encore de note

Ajouter une note
bottom of page